INFORMASI tentang KANKER

Sharing, Giving, Supporting

KANKER PAYUDARA

Posted by Wulan Ariyanti on December 6, 2008


Kanker Payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Jaringan payudara tersebut terdiri dari kelenjar susu (kelenjar penghasil susu), saluran kelenjar (saluran air susu) dan jaringan penunjang payudara. Kanker Payudara tidak menyerang kulit payudara yang berfungsi sebagai pembungkus.

Kanker payudara adalah kanker nomor 2 paling banyak diderita oleh wanita di Indonesia, setelah kanker leher rahim. walaupun bukan berarti kaum laki-laki tidak akan terkena. Menurut penelitian terakhir kaum laki-lakipun dapat mengalaminya. Bagaimanakah gejala kanker payudara, siapa saja yang dapat terjangkit dan faktor-faktor apa sajakah yang bisa memicu terjangkitnya kanker payudara ini…..kita cari infonya ..Yuuuk

FAKTOR RESIKO KANKER PAYUDARA

Penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti. Namun faktor resiko sebagai pemicu timbulnya kanker payudara, diantaranya sebagai berikut :

1. Makanan berlemak dan berprotein tinggi, tetapi berserat rendah. Makanan seperti itu mengandung

zat karsinogen yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker.

2. Hormon tertentu digunakan secara berlebihan, seperti hormon penambah gairah seksual.

3. Pil kontrasepsi yang digunakan di usia muda.

4. Terapi radiasi di daerah dada dan payudara.

5. Kontaminasi senyawa kimia berlebihan, baik langsung maupun tidak langsung. Contohnya perokok

mempunyai resiko lebih besar terserang kanker dibanding orang yang tidak merokok.

6. Wanita bekerja pada malam hari.Cahaya lampu yang kusam pada malam hari dapat menekan

produksi melatonin noctural pada otak sehingga hormon estrogen yang diproduksi oleh ovarium

meningkat. Padahal diketahui melatonin dapat menekan pertumbuhan sel kanker payudara.

7. Wanita menopause setelah 50 tahun.

8. Wanita tidak pernah melahirkan anak.

9. Wanita melahirkan anak setelah umur 35 tahun.

10. Wanita tidak pernah menyusui.

11. Anggota keluarga pernah terkena kanker payudara.

12. Alkoholik.

13. Wanita terlalu cepat mendapat menstruasi pertama, di bawah 10 tahun.

GEJALA KANKER PAYUDARA

Indikasi Penderita kanker payudara biasanya baru diketahui setelah timbul rasa nyeri atau rasa sakit pada payudara atau setelah benjolan tumbuh besar di jaringan payudara. Padahal kondisi seperti ini sebenarnya sudah masuk stadium lanjut, sehingga penyembuhannyapun lebih sulit dan membutuhkan biaya yang mahal.

Sebenarnya kanker Payudara pada stadium dini dapat dideteksi dengan mudah, yaitu dengan cara SADARI alias pemerikSAan payuDAra sendiRI. Pemeriksaan awal kanker payudara stadium awal adalah timbulnya benjolan abnormal pada payudara pada saat diraba. Ukuran benjolan bervariasi tergantung dari stadium kanker penderita, semakin lanjut semakin besar ukuran benjoalan. Setelah memasuki kanker payudara stadium lanjut, gejala serangan kanker payudara semakin banyak, yaitu :

1. Timbul rasa sakit atau nyeri pada payudara.

2. Ukuran benjolan bertambah besar.

3. Payudara mengalami perubahan bentuk dan ukuran karena mulai timbul pembengkakan.

4. Mulai timbul luka pada payudara dan putting susu seperti koreng atau eksim.

5. Kulit payudara menjadi keriput, seperti kulit jeruk.

6. Terkadang keluar cairan atau darah berwarna kehitam-hitaman dari putting susu.

SADARI

SADARI bulanan dengan pemeriksaan klinis payudara tahunan (Clinical Breast Examination /Â CBE) oleh seorang ahli dan mamografi, sangat bermanfaat untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini.Ada tiga langkah penting untuk melakukan SADARI, yaitu:

(1)Pemeriksaan di depan cermin.
Berdirilah seperti biasa di depan cermin, dan perhatikan kesimetrisan kedua payudara Anda. Lalu angkat kedua lengan Anda melewati kepala. Perhatikan, apakah ada perubahan bentuk di setiap payudara, pembengkakan, lekukan, atau perubahan di setiap puting. Kenalilah payudara anda sebagaimana anda mengenali wajah anda sendiri. Masa jerawat kecil anda bisa menyadari dengan jelas tetapi payudara berubah anda tidak sadar? jangan buat si payudara menjadi cemburu dengan wajah anda

(2)Pemeriksaan raba pada posisi berdiri.
Untuk melakukan pemeriksaan pada payudara sebelah kanan, angkat lengan kanan anda ke belakang kepala, lalu gunakan jari-jari tangan kiri untuk melakukan pemeriksaan. Lakukan langkah-langkah sebaliknya untuk memeriksa payudara sebelah kiri.Â

(3)Pemeriksaan raba pada saat berbaring.
Berbaringlah di atas permukaan yang keras. Saat melakukan pemeriksaan pada payudara kanan, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Kemudian letakkan lengan kanan di belakang kepala. Ratakan jari-jari tangan kiri pada payudara kanan, dan tekan secara lembut dengan gerakan memutar searah jarum jam. Mulailah pada bagian paling puncak dari payudara kanan (posisi jam 12), kemudian bergerak ke arah jam 10 dan seterusnya, sampai kembali ke posisi jam 12. Setelah itu, pindahkan jari-jari Anda kira-kira 2 cm mendekati puting. Teruskan gerakan memutar seperti sebelumnya hingga seluruh bagian payudara, termasuk puting selesai diperiksa. Lakukan hal yang sama pada payudara sebelah kiri.
Teknik SADARI yang benar harus menggunakan buku jari dari ketiga jari tengah Anda, bukan ujung jari. Anda sangat dianjurkan untuk mengulang-ulang gerakan melingkar dengan buku jari yang disertai dengan sedikit penekanan. Namun penekanan yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan pada tulang rusuk dan akan terasa seperti benjolan.

(4) Tempo permeriksaan

Pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya dilakukan sebulan sekali. Para wanita yang sedang haid sebaiknya melakukan pemeriksaan pada hari ke-5 sampai ke-7 setelah masa haid bermula, ketika payudara mereka sedang mengendur dan terasa lebih lunak.

Jika menemukan adanya benjolan atau perubahan pada payudara yang membuat diri Anda resah, segera konsultasikan ke dokter. Jika dokter menginformasikan bahwa hasil pemeriksaannya menunjukkan tidak adanya kelainan tapi Anda masih tetap resah, Anda bisa meminta kunjungan lanjutan. Anda juga bisa meminta pendapat kedua dari seorang dokter spesialis.

Para wanita yang telah berusia 20 dianjurkan untuk mulai melakukan SADARI bulanan dan CBE tahunan, dan harus melakukan pemeriksaan mamografi setahun sekali bila mereka telah memasuki usia 40 (Sumber. http://doktersehat.com).

Jangan biarkan kanker payudara merusak kehidupan anda! SADARI sebelum terlambat!

One Response to “KANKER PAYUDARA”

  1. Bang Hajir said

    Kanker payudara itu bisa disembuhkan tanpa operasi atau kemoterapi,MAHAL ITU.
    udah bayar,payudaranya hilang.diterapi aja dengan produk herbal.4-6 bulan
    SEMBUH.INFO Bang Hajir : 0274-9740182

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: