INFORMASI tentang KANKER

Sharing, Giving, Supporting

KANKER INDUNG TELUR

Posted by Wulan Ariyanti on February 1, 2009

Indung telur (ovarium) merupakan kelenjar yang berfungsi menghasilkan sel telur dan hormon kelamin. Seperti organ lainnya dalam tubuh wanita, indung telur tidak luput dari serangan kanker. Kanker di bagian ini dikenal dengan kanker indung telur. Kanker ini umumnya timbul atau menempel pada indung telur, sehingga menghambat perkembangan sel telur.

Sel-sel kanker indung telur dapat tumbuh keluar dari ovarium serta menyebar ke berbagai jaringan dan organ didekatnya. Kanker ini cenderung menyebar ke selaput dinding perut dan sekat rongga badan. Selain itu, dapat juga menyebar melalui pembuluh darah atau pembuluh getah bening sehingga sel-sel kanker dapat menyebar dan tumbuh sebagai jaringan-jaringan tumor baru di berbagai bagian tubuh lainnya.

FAKTOR RESIKO TIMBULNYA KANKER INDUNG TELUR

Beberapa faktor resiko sebagi pemicu timbulnya kanker indung telur adalah sebagai berikut :

  1. Wanita di atas 50 tahun atau menopause.
  2. Wanita tidak memiliki anak atau memiliki anak di atas 30 tahun.
  3. Menstruasi sudah dialami sebelum 12 tahun.
  4. Wanita yang menggunakan obat kesuburan dalam waktu lama dan terbukti tidak berhasil mendapatkan keturunan.
  5. Ada anggota keluarga yang mengidap kanker payudara atau kanker indung telur.

GEJALA KANKER INDUNG TELUR

Kanker indung telur umumnya sangat sulit dideteksi, dan berhasil diseteksi pada stadium lanjut. Gejala kanker indung telur adalah sebagai berikut :

  1. Saluran pencernaan terganggu terus menerus, seperti kembung, diare, sembelit, perut terasa tidak enak dan mual-mual.
  2. Nafsu makan hilang.
  3. Perut terlihat bengkak.
  4. Sering timbul rasa nyeri/sakit dan berat pada panggul.
  5. Berat badan bertambah atau menurun, tetapi tidak diketahui penyebabnya.
  6. Sering terjadi pendarahan melalui vagina.
  7. Sering buang air kecil.
  8. Sesak nafas dan demam.
  9. Nyeri saat melakukan hubungan seksual.

PEMERIKSAAN DINI

Pada saat ini belum ada suatu metode pemeriksaan terbaik untuk kanker indung telur. Namun demikian, dapat dilakukan pemeriksaan panggul, analisis air kemih, dan pemeriksaan saluran pencernaan.

Selain pemeriksaan tersebut, sebaiknya dilakukan USG transvagina, pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan kimia darah dan test darah CA-125.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: